Beranda » Berita » 7 Wisata Mandalika Terbaik Dekat Sirkuit MotoGP yang Wajib Dikunjungi
Pantai Kuta Mandalika

7 Wisata Mandalika Terbaik Dekat Sirkuit MotoGP yang Wajib Dikunjungi

Gemilang-Tours.Com – Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain menyaksikan balapan di Pertamina Mandalika International Circuit, pengunjung bisa menikmati pantai berpasir putih, hingga perbukitan dengan pemandangan laut lepas.

Kawasan Mandalika tidak hanya dikenal sebagai lokasi ajang balap motor internasional. Sejumlah pantai dan bukit di sekitarnya menawarkan pengalaman liburan berbeda, mulai dari bersantai di tepi laut, menikmati matahari terbenam, hingga melihat lanskap pesisir dari ketinggian.

Wisatawan yang memiliki waktu luang setelah menonton MotoGP dapat menyusun perjalanan ke beberapa destinasi yang jaraknya relatif berdekatan. Pantai Kuta Mandalika, Bukit Merese, Pantai Tanjung Aan, Pantai Seger, dan Bukit Seger bisa menjadi pilihan utama.

Berikut ini tujuh rekomendasi wisata Mandalika yang dapat masuk dalam rencana perjalanan selama berada di Lombok.

7 Wisata yang Wajib Dikunjungi di Mandalika

1. Pantai Kuta Mandalika

Pantai Kuta Mandalika menjadi salah satu destinasi yang bisa dikunjungi saat berada di kawasan Mandalika. Pantai yang terletak di Desa Kuta ini memiliki garis pantai sekitar 7,2 kilometer, dengan hamparan pasir putih dan air laut berwarna biru toska sebagai daya tarik utamanya.

Selain menikmati pemandangan pesisir, wisatawan dapat mencoba berbagai aktivitas rekreasi. Pantai ini dikenal menawarkan kegiatan olahraga air, termasuk berselancar dan aktivitas bahari lainnya sesuai kondisi cuaca serta ketersediaan operator.

Pengunjung yang ingin bersantai bisa berjalan menyusuri kawasan pantai atau menikmati suasana pesisir dari area publik. Sejumlah kafe, restoran, dan tempat makan di sekitar kawasan Kuta juga dapat menjadi pilihan untuk beristirahat setelah beraktivitas.

Pantai Kuta Mandalika berlokasi di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Kawasan ini dapat dijangkau menggunakan sepeda motor maupun mobil.

Pengunjung tidak dikenakan tiket masuk pantai, tetapi perlu membayar biaya parkir dengan perincian berikut:

  • Sepeda motor: Rp 5.000.
  • Mobil: Rp 10.000.
  • Bus: Rp 20.000.

Fasilitas yang disebut tersedia di kawasan ini meliputi area parkir, pusat informasi wisata, toilet umum, fasilitas air bersih, musala, warung makan, penjual aksesori, area bersantai, dan tempat berfoto. Hotel serta minimarket juga dapat ditemukan di sekitar kawasan pantai.

Perjalanan dari Kota Mataram menuju Pantai Kuta Mandalika diperkirakan memerlukan waktu sekitar 1–1,5 jam dengan jarak kurang lebih 50 kilometer. Sementara itu, perjalanan dari Bandara Internasional Lombok membutuhkan waktu sekitar 30 menit, bergantung pada kondisi lalu lintas.

Dengan akses yang relatif mudah dan pilihan fasilitas yang beragam, Pantai Kuta Mandalika dapat menjadi titik awal untuk menjelajahi destinasi lain di kawasan Mandalika.

2. Bukit Merese

Bukit Merese menawarkan sudut pandang berbeda untuk menikmati keindahan pesisir selatan Lombok. Dari kawasan perbukitan ini, wisatawan dapat melihat laut lepas, hamparan padang rumput, serta garis pantai Tanjung Aan dari ketinggian.

Bukit Merese berada tidak jauh dari Pantai Tanjung Aan. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu lokasi untuk menikmati panorama matahari terbit maupun matahari terbenam, dengan bentang alam pesisir yang terlihat luas dari puncaknya.

Ketinggian Bukit Merese sekitar 30–50 meter di atas permukaan laut, dengan bagian tertinggi mencapai sekitar 55–60 meter. Pengunjung dapat mencapai bagian atas melalui jalur trekking ringan, meskipun waktu tempuh bergantung pada titik awal dan kondisi fisik masing-masing.

Dari puncak, wisatawan bisa melihat hamparan pasir putih Pantai Tanjung Aan yang berpadu dengan perairan biru. Formasi pesisir dan pulau-pulau kecil di sekitarnya menambah daya tarik panorama kawasan tersebut.

Waktu kunjungan dapat disesuaikan dengan aktivitas yang ingin dilakukan. Pagi hari cocok untuk menikmati suasana yang lebih sejuk, sedangkan sore hari menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menyaksikan matahari terbenam.

Pada musim tertentu, rerumputan di perbukitan tampak hijau dan dapat menjadi latar untuk berfoto atau berpiknik. Salah satu titik yang dikenal pengunjung adalah Pohon Galau, yang kerap dijadikan penanda dan latar foto.

Berikut ini perincian biaya dan jam operasional berdasarkan informasi dalam naskah awal:

  • Tiket masuk: Gratis.
  • Parkir sepeda motor: Rp 5.000.
  • Parkir mobil: Rp 10.000.
  • Parkir bus: Rp 15.000.
  • Jam operasional: Setiap hari, pukul 05.00 Wita–19.00 Wita.

Wisatawan sebaiknya menyiapkan alas kaki yang nyaman karena sebagian jalur menuju titik pandang berupa jalan setapak. Saat berada di puncak, pengunjung juga perlu berhati-hati ketika angin kencang atau kondisi jalur licin.

3. Pantai Tanjung Aan

Pantai Tanjung Aan merupakan salah satu destinasi pesisir yang banyak dikunjungi wisatawan di kawasan Mandalika. Pantai ini memiliki garis pantai sekitar 2 kilometer dan dikelilingi perbukitan yang memperkuat panorama alamnya.

Daya tarik Tanjung Aan terletak pada tekstur pasirnya yang berbeda di sejumlah bagian pantai. Sebagian pasir terlihat seperti butiran merica, sedangkan bagian lainnya lebih halus. Karakteristik tersebut membuat pantai ini memiliki tampilan yang khas dibandingkan sejumlah pantai lain di Lombok.

Perpaduan pasir putih, air laut berwarna biru, dan perbukitan hijau menjadi pemandangan yang dapat dinikmati pengunjung saat berjalan menyusuri garis pantai.

Wisatawan dapat mengisi waktu dengan berjalan di tepi pantai, bermain air, atau bersantai sambil menikmati pemandangan. Aktivitas berenang dan olahraga air perlu disesuaikan dengan kondisi ombak serta arahan keselamatan di lokasi.

Pada kondisi yang memungkinkan, pengunjung juga dapat mencoba snorkeling atau berselancar melalui operator setempat. Pada beberapa bagian pantai terdapat tempat berteduh dengan atap jerami yang dapat digunakan untuk beristirahat.

Wisatawan juga bisa menikmati makanan dan minuman yang dijual di sekitar kawasan pantai. Salah satu tujuan lain yang kerap dikaitkan dengan perjalanan ke Tanjung Aan adalah Batu Payung, formasi batu yang dikenal karena bentuknya yang khas.

Namun, akses dan kondisi kawasan batuan perlu diperiksa sebelum berkunjung, terutama jika perjalanan melibatkan perahu. Pantai Tanjung Aan juga memiliki kaitan dengan tradisi Bau Nyale, yaitu kegiatan menangkap cacing laut yang menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat Sasak. Tradisi ini berlangsung pada waktu tertentu dan berkaitan dengan legenda Putri Mandalika.

Pantai Tanjung Aan berada di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Dari Kota Mataram, wisatawan dapat menempuh perjalanan melalui kawasan Praya dan Rambitan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kuta dan Tanjung Aan.

Pengunjung dari Bandara Internasional Lombok juga dapat menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat untuk menuju kawasan pantai. Alternatifnya, wisatawan dapat menggunakan jasa taksi atau kendaraan sewaan.

Perincian biaya kunjungan adalah sebagai berikut:

  • Tiket masuk: Gratis.
  • Parkir sepeda motor: Rp 5.000.
  • Parkir mobil: Rp 10.000.
  • Jam operasional: 24 jam setiap hari.

Dengan lokasinya yang masih berada di kawasan wisata Mandalika, Pantai Tanjung Aan dapat digabungkan dalam satu rute bersama Bukit Merese.

4. Pantai Seger

Pantai Seger menawarkan perpaduan panorama pesisir dan cerita budaya yang erat dengan masyarakat setempat. Pantai ini berada di kawasan Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, dan dalam informasi awal disebut berjarak sekitar 7 kilometer dari Sirkuit Mandalika.

Salah satu daya tarik Pantai Seger adalah patung-patung yang menggambarkan legenda Putri Mandalika. Dalam cerita rakyat masyarakat Sasak, Putri Mandalika dikisahkan menghilang ke laut untuk menghindari konflik akibat perebutan dirinya oleh sejumlah pangeran.

Legenda tersebut menjadi bagian penting dari identitas budaya kawasan Mandalika dan berkaitan dengan tradisi Bau Nyale yang diselenggarakan pada waktu tertentu.

Selain nilai budayanya, Pantai Seger menawarkan pemandangan laut, pasir, dan perbukitan di sekitarnya. Pengunjung dapat berjalan menyusuri pantai atau menikmati panorama dari sejumlah titik yang menghadap ke laut.

Pantai ini juga memiliki formasi batuan yang dikenal sebagai Batu Tengkong. Bentuknya menyerupai jamur dan menjadi salah satu penanda alam di kawasan tersebut.

Wisatawan dapat mempertimbangkan aktivitas berenang, snorkeling, atau berselancar jika kondisi laut memungkinkan. Pengunjung perlu memperhatikan ombak, arus, dan kondisi dasar pantai sebelum melakukan aktivitas di air.

Fasilitas yang disebut tersedia di sekitar kawasan Pantai Seger, meliputi musala, toilet dan kamar bilas, rumah makan, penginapan, area parkir, dan tempat sampah.

Pantai Seger buka selama 24 jam setiap hari dengan biaya masuk Rp 5.000 per orang. Jam akses dan tarif tersebut sebaiknya dikonfirmasi kembali sebelum kunjungan.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati alam sekaligus mengenal cerita rakyat Lombok, Pantai Seger dapat menjadi salah satu tujuan selama berada di Mandalika.

5. Bukit Seger

Bukit Seger menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin melihat Sirkuit Mandalika dari sudut pandang berbeda. Dari kawasan perbukitan ini, pengunjung dapat menikmati panorama jalur balap, laut biru, dan bentang alam di sekitarnya.

Bukit Seger berada di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Lokasinya tidak jauh dari Pantai Seger dan dapat dijangkau dari pusat kawasan wisata Kuta Mandalika.

Ketinggian bukit ini sekitar 150 meter di atas permukaan laut. Pemandangan dari atas bukit menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin mengabadikan kunjungan ke Mandalika. Pada cuaca cerah, pengunjung dapat melihat sebagian kawasan sirkuit dan bentang pesisir di sekitarnya.

Akses menuju Bukit Seger relatif mudah, dengan jalan beraspal menuju area parkir. Setelah memarkir kendaraan, pengunjung perlu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki dan menaiki sejumlah anak tangga atau jalur menanjak menuju titik pandang.

Sore hari dapat menjadi pilihan waktu kunjungan untuk menikmati panorama matahari terbenam. Meski demikian, pengunjung perlu memperhatikan kondisi jalur, terutama ketika permukaan tanah licin atau cuaca kurang bersahabat.

Perincian tiket masuk adalah:

  • Hari kerja (weekday): Rp 5.000.
  • Akhir pekan (weekend): Rp 10.000.

Bukit Seger cocok dimasukkan dalam rencana perjalanan bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan alam dan melihat kawasan sirkuit dari kejauhan. Pengunjung tetap perlu mengikuti aturan akses yang berlaku di lokasi.

6. Pantai Gerupuk

Pantai Gerupuk menjadi tambahan destinasi bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pesisir sekaligus mencoba olahraga selancar. Kawasan ini berada di wilayah Lombok Tengah, di sebelah timur Kuta Mandalika, dan dikenal sebagai salah satu lokasi selancar di Lombok.

Berbeda dari pantai yang lebih banyak dikunjungi untuk bersantai, Gerupuk memiliki kawasan teluk dengan sejumlah titik ombak yang dimanfaatkan peselancar.

Beberapa titik selancar di kawasan ini memiliki karakter ombak berbeda sehingga pengunjung dapat menyesuaikan pilihan dengan kemampuan dan kondisi laut.

Bagi wisatawan yang belum berpengalaman, tersedia operator dan jasa pemandu selancar di sekitar kawasan. Penggunaan perahu untuk mencapai titik ombak tertentu juga dapat diatur melalui operator setempat.

Selain berselancar, pengunjung bisa menikmati suasana dusun nelayan, melihat aktivitas masyarakat pesisir, atau beristirahat di warung dan tempat makan lokal.

Perpaduan kehidupan masyarakat dan kegiatan wisata membuat Gerupuk menawarkan pengalaman yang berbeda dari pantai-pantai utama Mandalika.

Pantai Gerupuk berada di kawasan Gerupuk, Lombok Tengah, NTB. Dari Kuta Mandalika, perjalanan dapat ditempuh menggunakan sepeda motor atau mobil melalui jalur darat. Waktu tempuh bergantung pada kondisi lalu lintas dan titik keberangkatan.

Aktivitas yang dapat dipertimbangkan di kawasan ini meliputi:

  • Berselancar dengan memperhatikan kemampuan dan kondisi ombak.
  • Menggunakan jasa instruktur bagi pemula.
  • Menikmati pemandangan teluk dan kawasan pesisir.
  • Mencicipi makanan di warung lokal.
  • Mengamati aktivitas masyarakat nelayan.

Wisatawan perlu memastikan kondisi laut dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai sebelum beraktivitas. Untuk berenang, pengunjung sebaiknya tidak menganggap seluruh bagian teluk aman hanya karena terlihat tenang.

Pantai Gerupuk bisa menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menambahkan kegiatan olahraga air dalam agenda wisata Mandalika.

7. Pantai Serenting

Pantai Serenting dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati pantai dengan suasana relatif lebih tenang. Pantai ini berada di kawasan Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, tidak jauh dari Pantai Seger.

Pantai Serenting memiliki pasir putih, air laut biru, serta perbukitan di sekitarnya. Karakter ombaknya dapat berubah mengikuti kondisi cuaca dan laut, sehingga wisatawan perlu memeriksa situasi setempat sebelum berenang atau melakukan aktivitas bahari.

Salah satu ciri khas pantai ini adalah Batu Tengkong, formasi batu di tengah laut yang menyerupai jamur. Dari sejumlah titik di sekitar pantai, pengunjung dapat menikmati pemandangan batuan tersebut bersama lanskap pesisir.

Pengunjung dapat berjalan menyusuri pantai, bersantai di tepi laut, atau menikmati panorama dari bukit di sekitarnya. Wisatawan yang ingin berselancar perlu menyesuaikan aktivitas dengan kondisi ombak dan tingkat kemampuannya.

Sejumlah fasilitas dasar, seperti toilet, musala, warung, dan penginapan lokal disebut tersedia di sekitar kawasan pantai. Ketersediaan fasilitas dapat berbeda menurut lokasi dan waktu kunjungan.

Pantai Serenting juga memiliki kaitan dengan tradisi Bau Nyale yang diselenggarakan masyarakat setempat pada waktu tertentu. Oleh karena itu, kunjungan ke kawasan ini dapat memberikan kesempatan untuk mengenal hubungan antara alam dan kebudayaan masyarakat Sasak.

Pantai Serenting bisa digabungkan dengan kunjungan ke Pantai Seger dalam satu perjalanan karena keduanya berada di kawasan yang berdekatan.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.