15 Kuliner Khas Manado Terpopuler, Ada Cakalang Fufu
1 November 2026 7x Berita

15 Kuliner Khas Manado Terpopuler, Ada Cakalang Fufu
Gemilang-Tours.Com – Makanan khas Manado terkenal akan cita rasanya yang kuat dan pedas yang menggugah selera. Hal itu tidak terlepas dari penggunaan rempah-rempah dan cabai yang melimpah dalam berbagai masakannya.
Dipadukan dengan hasil laut yang melimpah serta warisan budaya Minahasa, kuliner dari Sulawesi Utara ini menghadirkan pengalaman rasa yang khas dan sulit dilupakan dan wajib untuk Anda coba.
Apa yang Membuat Makanan Khas Manado Begitu Istimewa?
Keistimewaan makanan khas Manado tidak lepas dari pengaruh budaya masyarakat Minahasa yang telah diwariskan secara turun-temurun. Tradisi kuliner tersebut menghasilkan beragam hidangan dengan karakter rasa yang khas dan berbeda dari daerah lain di Indonesia.
Salah satu ciri utama masakan Manado adalah penggunaan cabai dan rempah-rempah yang melimpah, seperti serai, daun jeruk, daun kemangi, kunyit, jahe, dan bawang merah. Kombinasi bahan tersebut menghasilkan cita rasa yang segar, gurih, dan cenderung pedas.
Selain itu, letak Sulawesi Utara yang dikelilingi laut membuat hasil laut menjadi bagian penting dalam berbagai hidangan khas Manado. Beragam jenis ikan segar kemudian diolah menjadi masakan yang kaya rasa dan menjadi favorit banyak orang.
Rekomendasi Makanan Khas Manado yang Wajib Dicoba
Beragam kuliner khas Manado menawarkan rasa yang unik dan kaya rempah. Berikut beberapa makanan khas Manado yang paling populer dan wajib Anda coba.
1. Tinutuan (Bubur Manado)
Tinutuan atau bubur Manado merupakan hidangan tradisional yang berasal dari masyarakat Minahasa. Makanan ini dibuat dari campuran beras, labu kuning, jagung, bayam, kangkung, dan berbagai sayuran lainnya.
Berbeda dengan bubur pada umumnya, tinutuan tidak menggunakan daging sehingga memiliki cita rasa yang ringan dan segar. Hidangan ini biasanya disajikan bersama sambal roa dan perkedel jagung, menjadikannya menu sarapan favorit masyarakat Manado.
2. Cakalang Fufu
Cakalang fufu merupakan salah satu kuliner paling ikonik dari Sulawesi Utara. Hidangan ini menggunakan ikan cakalang yang diasapi hingga menghasilkan aroma khas dan tekstur daging yang padat.
Proses pengasapan tradisional membuat cakalang fufu memiliki cita rasa gurih dengan sentuhan smoky yang unik. Makanan ini sering disajikan bersama sambal dabu-dabu dan nasi hangat.
3. Ikan Woku
Ikan woku berasal dari tradisi kuliner Minahasa yang terkenal dengan penggunaan rempah-rempah yang melimpah. Hidangan ini biasanya menggunakan ikan kakap, kerapu, atau ikan laut lainnya sebagai bahan utama.
Bumbu woku terdiri dari kunyit, serai, daun jeruk, daun pandan, cabai, dan kemangi yang menghasilkan aroma harum serta rasa pedas yang segar. Keunikan hidangan ini terletak pada perpaduan rempah yang begitu kaya.
4. Ayam Woku
Selain ikan, bumbu woku juga banyak digunakan untuk mengolah daging ayam. Ayam woku memiliki kuah berbumbu kuning dengan aroma rempah yang kuat dan cita rasa pedas yang khas.
Hidangan ini menjadi salah satu makanan khas Manado yang populer di berbagai daerah di Indonesia karena rasanya yang kaya dan cocok disantap bersama nasi putih hangat.
5. Ikan Rica-Rica
Ikan rica-rica merupakan hidangan khas Manado yang mengandalkan cabai sebagai bahan utama bumbunya. Biasanya, ikan yang digunakan adalah ikan kakap, tuna, atau ikan laut segar lainnya.
Rasa pedas yang kuat berpadu dengan aroma rempah menjadikan ikan rica-rica memiliki karakter yang khas. Hidangan ini sangat cocok bagi Anda yang menyukai makanan bercita rasa pedas.
6. Ayam Rica-Rica
Ayam rica-rica merupakan salah satu hidangan paling terkenal dari Sulawesi Utara. Bahan utamanya adalah ayam yang dimasak dengan cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan berbagai rempah pilihan.
Nama “rica” sendiri berasal dari bahasa Manado yang berarti cabai. Sesuai namanya, hidangan ini menawarkan sensasi pedas yang menjadi ciri khas kuliner Manado.
7. RW
RW atau Rintek Wuuk merupakan hidangan tradisional yang berasal dari budaya Minahasa. Nama “RW” sendiri merupakan singkatan dari rintek wuuk yang berarti “bulu halus”. Makanan ini dikenal karena penggunaan aneka rempah khas Manado yang melimpah.
Bumbu yang digunakan umumnya terdiri dari cabai, serai, daun jeruk, jahe, dan kunyit sehingga menghasilkan cita rasa pedas dan aroma yang kuat. Hidangan ini menjadi salah satu kuliner khas yang mencerminkan kekayaan tradisi masyarakat Minahasa.
8. Paniki
Paniki merupakan hidangan khas Minahasa yang telah diwariskan secara turun-temurun. Nama “paniki” merujuk pada bahan utama yang digunakan, yaitu kelelawar pemakan buah yang diolah dengan santan dan berbagai rempah.
Masakan ini memiliki cita rasa gurih dengan sensasi pedas yang khas. Penggunaan rempah-rempah seperti cabai, serai, dan daun jeruk menghasilkan aroma yang kuat dan menjadi salah satu keunikan kuliner ekstrem dari Sulawesi Utara.
9. Brenebon
Brenebon merupakan makanan khas Manado yang mendapat pengaruh dari kuliner Belanda. Nama “brenebon” berasal dari bahasa Belanda bruine bonen yang berarti kacang merah.
Hidangan ini dibuat dari kacang merah yang dimasak bersama daging sapi, sayuran, dan rempah-rempah. Kuahnya yang gurih dan kaya rasa membuat brenebon cocok disantap saat cuaca dingin maupun sebagai menu makan siang bersama keluarga.
10. Klappertaart
Klappertaart merupakan salah satu makanan penutup khas Manado yang juga mendapat pengaruh dari Belanda. Nama “klappertaart” berasal dari bahasa Belanda yang berarti kue kelapa.
Bahan utamanya terdiri dari daging kelapa muda, susu, mentega, tepung, dan telur. Teksturnya lembut dengan cita rasa manis dan gurih yang khas. Beberapa variasi klappertaart juga dilengkapi dengan kismis, kayu manis, atau taburan kacang kenari.
11. Nasi Jaha
Nasi jaha merupakan makanan tradisional masyarakat Minahasa yang kerap disajikan pada acara adat maupun perayaan keagamaan. Hidangan ini dibuat dari campuran beras ketan dan santan yang dimasak di dalam batang bambu.
Proses memasak tersebut menghasilkan aroma khas yang berpadu dengan rasa gurih dari santan. Nasi jaha biasanya disajikan bersama berbagai lauk khas Manado, seperti ikan bakar atau hidangan rica-rica.
12. Lalampa
Lalampa merupakan camilan khas Manado yang sekilas menyerupai lemper. Makanan ini terbuat dari beras ketan yang diisi dengan ikan cakalang atau ikan tongkol berbumbu, kemudian dibungkus daun pisang dan dibakar.
Proses pembakaran memberikan aroma harum yang khas dan membuat lalampa memiliki cita rasa gurih yang menggugah selera. Hidangan ini banyak dijumpai sebagai teman minum teh atau kopi.
13. Dodol Amurang
Dodol Amurang berasal dari daerah Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan. Makanan tradisional ini telah lama menjadi salah satu oleh-oleh khas dari Sulawesi Utara.
Dodol Amurang dibuat dari campuran tepung ketan, gula merah, dan santan yang dimasak hingga menghasilkan tekstur kenyal. Rasanya yang manis dengan aroma khas gula merah menjadikannya favorit banyak orang.
14. Sambal Roa
Sambal roa merupakan pelengkap makanan yang sangat populer di Manado. Bahan utamanya adalah ikan roa asap yang dihaluskan dan dicampur dengan cabai serta berbagai bumbu lainnya.
Sambal ini memiliki cita rasa pedas, gurih, dan aroma asap yang khas. Keunikannya membuat sambal roa cocok dipadukan dengan berbagai hidangan, mulai dari bubur Manado hingga aneka seafood.
15. Mujair Bakar Rica
Mujair bakar rica merupakan hidangan yang memadukan ikan mujair segar dengan bumbu rica-rica khas Manado. Masakan ini banyak dijumpai di rumah makan maupun restoran seafood di Sulawesi Utara.
Perpaduan rasa pedas dari cabai, aroma rempah yang kuat, dan tekstur ikan yang lembut membuat mujair bakar rica menjadi salah satu hidangan favorit. Biasanya, makanan ini disajikan bersama nasi putih hangat dan sambal dabu-dabu untuk menambah kesegaran rasanya.
Kuliner Manado yang Dipengaruhi Budaya Minahasa
Keanekaragaman kuliner Manado tidak dapat dipisahkan dari budaya Minahasa yang telah berkembang selama berabad-abad. Pengaruh tersebut terlihat dari penggunaan bahan-bahan lokal, kekayaan rempah, hingga tradisi penyajian makanan pada berbagai acara adat.
Hidangan Berbasis Laut
Letak Sulawesi Utara yang dikelilingi laut membuat hasil laut menjadi bagian penting dalam kuliner Manado. Berbagai jenis ikan segar diolah menjadi hidangan dengan cita rasa khas yang kaya rempah.
Beberapa hidangan berbasis laut yang populer antara lain cakalang fufu yang memiliki aroma asap khas, sambal roa yang gurih dan pedas, serta ikan woku yang dikenal dengan kuah berbumbu harum dan segar. Kekayaan hasil laut tersebut menjadi salah satu ciri khas yang membedakan kuliner Manado dari daerah lainnya.
Hidangan Berempah Khas Minahasa
Masakan Minahasa identik dengan penggunaan cabai dan rempah-rempah yang melimpah. Bumbu seperti serai, daun jeruk, kemangi, kunyit, dan jahe menghasilkan cita rasa yang kuat sekaligus segar.
Contohnya dapat ditemukan pada berbagai hidangan rica-rica dan woku. Kedua jenis masakan ini dikenal memiliki rasa pedas yang khas serta aroma rempah yang menggugah selera, sehingga menjadi salah satu ikon kuliner Sulawesi Utara.
Makanan Tradisional untuk Acara Adat
Beberapa makanan khas Manado juga memiliki peran penting dalam berbagai perayaan dan acara adat masyarakat Minahasa. Hidangan tersebut biasanya disajikan saat perayaan keagamaan, acara keluarga, maupun tradisi tertentu.
Nasi jaha, misalnya, sering hadir dalam berbagai perayaan sebagai simbol kebersamaan. Sementara itu, brenebon menjadi salah satu hidangan yang kerap disajikan dalam acara keluarga berkat rasanya yang gurih dan menghangatkan.
Oleh-Oleh Khas Manado yang Banyak Dicari Wisatawan
Selain menikmati makanan khas secara langsung, Anda juga dapat membawa pulang berbagai oleh-oleh khas Manado untuk dinikmati bersama keluarga atau kerabat.
1. Klappertaart
Klappertaart menjadi salah satu oleh-oleh paling populer dari Manado. Kue berbahan dasar kelapa muda ini memiliki tekstur lembut dengan rasa manis dan gurih yang khas. Saat ini, klappertaart tersedia dalam berbagai varian rasa sehingga semakin diminati oleh banyak orang.
2. Sambal Roa
Sambal roa merupakan oleh-oleh favorit bagi pecinta makanan pedas. Terbuat dari ikan roa asap dan cabai, sambal ini memiliki rasa gurih dengan aroma khas yang cocok dijadikan pelengkap berbagai hidangan.
3. Dodol Amurang
Dodol Amurang dikenal dengan teksturnya yang kenyal dan rasa manis yang khas. Oleh-oleh tradisional dari Minahasa Selatan ini cukup tahan lama sehingga cocok dibawa pulang sebagai buah tangan.
4. Kacang Goyang
Kacang goyang merupakan camilan khas Manado yang terbuat dari kacang tanah dengan lapisan gula berwarna-warni. Rasanya yang manis dan teksturnya yang renyah membuat camilan ini digemari oleh berbagai kalangan.
5. Nasi Jaha Kemasan
Selain disajikan dalam acara adat, nasi jaha kini juga tersedia dalam bentuk kemasan praktis yang memudahkan Anda untuk membawanya sebagai oleh-oleh. Cita rasa gurih dari beras ketan dan santan menjadikan makanan ini sebagai salah satu buah tangan khas yang unik dari Sulawesi Utara.
Bagaimana, tertarik menjelajahi kekayaan kuliner Manado secara langsung? Sebelum berangkat, Anda dapat melakukan konsultasi perjalanan Bersama Gemilang-Tours.Com.
Rencanakan Perjalanan Anda di Gemilang-Tours.Com untuk menyusun itinerary sesuai durasi liburan dan destinasi yang ingin dikunjungi. Dengan perencanaan yang tepat, pengalaman wisata kuliner di Sulawesi Utara pun dapat menjadi lebih nyaman dan berkesan.
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
082243886433 -
Whatsapp
082243886433 -
Email
info.liburanceria@gmail.com



Belum ada komentar