
Wisata Bromo Kembali Dibuka Sejak 20 Agustus, Pesanan Jeep Akhir Pekan Mulai Penuh
Gemilang-Tours.Com – Kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, kembali dibuka untuk wisatawan sejak Kamis (20/8/2026) pukul 00.01 WIB setelah sempat ditutup selama 13 hari akibat kebakaran lahan dan hutan. Pembukaan kembali tersebut mulai membawa angin segar bagi pelaku usaha jasa wisata, termasuk penyedia persewaan Jeep.
Hal itu dirasakan pemilik persewaan Jeep Bromo Day di Desa Sukapura, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Pemilik persewaan Jeep Bromo Day, Choirul Umam Masduqi, mengatakan aktivitas usahanya mulai kembali normal setelah wisata Gunung Bromo dibuka untuk wisatawan.
Bahkan kini pesanan Jeep untuk akhir pekan sudah penuh. Dari total lima unit Jeep yang dimiliki, seluruhnya mulai digunakan secara bergantian untuk melayani wisatawan.
“Persewaan Jeep untuk akhir pekan sudah full booking. Dari total lima unit Jeep yang ada, kami sudah mulai melakukan perjalanan wisata secara bergantian,” ujar Umam, Jumat (21/8/2026).
Menurut Umam, mayoritas wisatawan yang saat ini menyewa Jeep berasal dari wisatawan lokal. Mereka telah menunggu cukup lama untuk kembali berwisata ke kawasan Gunung Bromo setelah sebelumnya kawasan tersebut ditutup.
“Saat ini rata-rata penyewa Jeep angkutan wisata Gunung Bromo berasal dari wisatawan lokal. Mereka umumnya memang sudah menunggu wisata Bromo kembali dibuka,” terangnya.
Meski mulai ramai, Umam menyebut permintaan dalam jumlah besar atau rombongan masih belum sepenuhnya kembali normal. Saat ini, pesanan lebih banyak datang dari wisatawan yang melakukan perjalanan bersama keluarga.
“Kalau untuk partai besar masih belum normal, tetapi yang pesanan untuk keluarga-keluarga sudah mulai ada,” ujarnya.
Ia menilai pembukaan kembali kawasan wisata Gunung Bromo menjadi kabar baik bagi para pelaku jasa wisata. Selama kawasan ditutup, aktivitas persewaan Jeep ikut terdampak dan mengalami penurunan drastis.
“Semoga kondisi seperti saat ini terus membaik, itu agar para pelaku jasa wisata Bromo kembali berjalan normal seperti sebelumnya,” harap Umam.
Sebelumnya, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru melakukan penutupan akses wisata Gunung Bromo menyusul kebakaran lahan dan hutan yang berlangsung selama 13 hari.
Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 1.121 hektare lahan dan hutan di kawasan TNBTS. Dampaknya tidak hanya dirasakan terhadap kondisi lingkungan, tetapi juga sektor pariwisata dan para pelaku usaha yang menggantungkan pendapatan dari kunjungan wisatawan ke kawasan Bromo.
Dengan kembali dibukanya kawasan tersebut, para pelaku jasa wisata berharap aktivitas pariwisata segera pulih dan kunjungan wisatawan kembali meningkat seperti sebelum terjadinya kebakaran.
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
082243886433 -
Whatsapp
082243886433 -
Email
info.liburanceria@gmail.com




Belum ada komentar