Beranda » Berita » Jangan Pilih Kursi Window Ini Kalau Tak Mau Penerbangan Jadi Derita

Window pesawat

Gemilang-Tours.Com – Duduk di kursi dekat jendela memang jadi favorit banyak penumpang pesawat. Namun, ada satu kursi window yang justru bisa membuat perjalanan terasa lebih melelahkan dan tidak nyaman sepanjang penerbangan.

Co-Director of Cheap Deals Away, Dawn Morwood, memperingatkan agar pelancong tidak terkecoh dengan pilihan kursi yang terlihat sempurna ini, padahal aslinya bisa memberikan ketidaknyamanan selama penerbangan.

Dawn Morwood mengungkapkan bahwa ada satu kursi yang perlu dihindari ketika naik pesawat, meskipun posisinya tepat di samping jendela. Kursi ini adalah kursi ini adalah kursi di samping jendela yang berada di baris terakhir.

“Orang-orang sering berpikir kursi jendela baris terakhir akan lebih damai, tetapi sebenarnya itu membuat penerbangan terasa sangat menyedihkan,” ujar Dawn Morwood pada Selasa (17/2/2026)

Masalah terbesar yang menanti penumpang ketika duduk di kursi ini adalah terganggu dengan lalu lintas penumpang lain. Penumpang yang mengantre ke toilet akan berdiri di sekitar sana. Mau tak mau kamu perlu melihat pemandangan yang padat itu.

“Anda akan menghadapi penumpang lain yang mengantre untuk ke toilet, tepat di samping Anda. Selain itu, pramugari yang bertugas akan bolak-balik dengan troli. Orang-orang juga akan meregangkan kaki mereka di lorong tanpa henti,” kata dia.

Masih ada lagi hal yang membuat tak nyaman jika duduk di sana, yaitu kursi-kursi ini biasanya tidak dapat dimiringkan (recline) soalnya berada di paling belakang.

Konsekuensinya, penumpang kursi ini harus pasrah duduk tegak selama berjam-jam. Badan pun pasti terasa pegal ketika turun dari pesawat.

“Pada penerbangan 10 jam ke Asia atau perjalanan delapan jam ke Amerika Serikat, posisi tegak itu menjadi siksaan bagi punggung Anda. Hampir tidak mungkin bisa tidur dengan layak,” kata Dawn.

Ruangan juga terasa lebih menyiksa ketika duduk di kursi paling belakang. Zona ini adalah yang paling bising dan paling terang karena dekat dengan dapur.

Sementara lampu dapur biasanya terus menyala karena pramugari perlu menyiapkan makanan dan minuman. Ini membuat penumpang lebih sulit mendapatkan istirahat yang nyaman.

“Tingkat kebisingan di belakang sana luar biasa. Peralatan dapur yang berisik, kru mengobrol selama istirahat, dan suara flush toilet tanpa henti. Ini seperti mencoba tidur di sebelah jalan raya (berisik),” ujar dia.

Terakhir, Dawn menyoroti bahwa posisi kursi yang dekat dengan toilet ini membuat penumpang mau tak mau menghirup bau yang tak sedap selama penerbangan.

Bayangkan jika penerbangan itu berdurasi panjang, kamu perlu berdamai dengan sejumlah masalah tersebut untuk waktu yang lama karena duduk di kursi baris paling belakang, meskipun itu di sebelah jendela.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.